
TRIBUNSUMSEL.COM- Belum lama ini viral di media sosial Seorang menteri dari Israel diusir oleh warganya sendiri.
Momen tersebut terjadi saat, Menteri wanita bernama Idit Silman itu berkunjung ke rumah sakit, tempat para korban perang dirawat.
Seperti diketahui, saat ini tengah berkecamuknya perang panas antara Israel dengan Hamas Palestina.
Namun, beberapa warga Israel yang bertemu dengan Idit Silman, mengusirnya hingga melemparkan amarah.
Terekam dalam sebuah video, awalnya seorang wanita sempat berdebat dengan Idit.
"Kamu bertanggung jawab atas ini, keluarlah dari sini."
"Kamu menghalangi bangsa ini untuk menemukan jalan untuk maju. Kamu mengganggu kami," kata wanita itu kepada Idit, seperti ditayangkan dalam YouTube The Telegraph.
Tak hanya itu, seorang pria juga turut memaki Idit.
Pria itu menyalahkan pemerintahan Benjamin Netanyahu, terlebih usai serangan Hamas Palestina ke Israel, pada Sabtu (7/10/2023).
"Kamu sudah menjadi orang yang sangat baik bukan?" ujar pria tersebut dengan pertanyaan yang menyindir.
"Kalian semua menghancurkan negara ini. Anda merusaknya. Sekarang keluar dari sini, sekarang giliran kita yang mengambil kendali. sayap kiri sayap kanan."
"Satu bangsa yang bersatu tanpamu. kamu merusak segalanya. keluar dari sini," kata pria tersebut dengan nada yang meninggi.
Beberapa saat kemudian, Idit Silman pun memilih untuk meninggalkan lokasi tersebut.
Diketahui, setelah serangan Hamas yang menewaskan lebih dari 1.300 orang di Israel, warga Israel marah dan menyebut Pemerintahan Netanyahu gagal dalam hal keamanan dan intelijen.
Dalam beberapa kasus, kemarahan telah meletus menjadi konfrontasi publik antara warga negara Israel dan menteri-menteri pemerintah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, pada hari-hari setelah serangan tersebut.
Total Korban Jiwa
Hingga saat ini, perang panas masih terjadi antara Israel vs Hamas Palestina.
Total korban tewas di kedua belah pihak saat ini mencapai 3.145 orang.
Israel telah menggempur Jalur Gaza selama tujuh hari terturut-turut.
Wilayah terkepung itu pun menghadapi bencana kemanusiaan yang semakin besar.
Berdasarkan data yang dihimpun Al Jazeera pada Jumat (13/10/2023) pukul 18.00 waktu setempat, berikut ini rincian korban di kedua belah pihak:
1. Gaza
Tewas: 1.799 orangTerluka: 6.388 orang
2. Tepi Barat yang diduduki
Tewas: 46 orangTerluka: lebih dari 700 orang
3. Israel
Tewas: 1.300 orangTerluka: 3.400 orang
Angka-angka tersebut telah dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan Palestina, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, dan Layanan Medis Israel.
Jauh sebelum Hamas menyusup ke Israel, cengkeraman kekuasaan PM Benjamin Netanyahu berada dalam bahaya, mengutip NBC News.
Netanyahu, yang diadili karena korupsi, dan koalisi sayap kanannya telah menghadapi protes luas selama delapan bulan atas perombakan peradilan yang menurut para kritikus mendorong Israel menuju otokrasi.
Baca berita lainnya di google news
Diolah dari artikel di Tribunnews.com dengan judul Menteri Israel Diusir saat Kunjungi Rumah Sakit, Buntut Warga Kecewa pada Netanyahu
